Pregnancy Thingy: Hypnobirthing

Saya pernah merekomendasikan konsep hypnobirthing pada tulisan Pregnancy 101. Apa itu dan pengalaman saya terkait hypnobirthing akan saya coba tuliskan disini.

Definisi formal hypnobirthing adalah metode relaksasi untuk membantu ibu hamil mempersiapkan persalinan yg minim rasa sakit.

Jadi, kebanyakan bumil mulai mempelajari konsep ini karena keingintahuan tentang bagaimana cara mempersiapkan “persalinan tanpa rasa sakit” (tagline hypnobirthing).. Namun sebenarnya manfaatnya lebih banyak lagi, baik untuk masa kehamilan, maupun pasca persalinan..

Setelah saya pelajari, kesimpulan yg bs saya pahami adalah:

Hypnobirthing terdiri atas 3 + 1 :
relaksasi, fokus,afirmasi positif, plus berdoa n berserah ke Allah..

~ Relaksasi ~

Hypno dalam hypnobirthing dicapai dengan pemberian afirmasi positif pada kondisi rileks, baik dibantu, maupun sendiri.. Pada kondisi rileks, manusia diharapkan dapat menerima berbagai sugesti positif yang diberikan kepadanya.. Selain itu, rileks juga membantu melemaskan otot ketika kontraksi pada persalinan, dengan demikian diharapkan rasa sakit yang dirasakan ibu hamil pada masa kehamilan maupun persalinan dapat berkurang, atau bahkan dihilangkan..
Latihan hypnobirthing, khususnya relaksasi, saya lakukan melalui 2 cara: kelas hypnobirhting secara rutin setiap minggu dan mandiri menggunakan panduan dari buku hypnobirthing..

Kelas hypnobirthing
Alhamdulillah, rumah sakit tempat saya bersalin punya program hypnobirthing.. Bentuknya bukan seperti kelas profesional yang dibantu oleh para ahli melainkan hanya latihan relaksasi dan pemberian afirmasi positif pada masa kehamilan.. Hasilnya??
Suster yang membantu pada kelas ini selalu mempromosikan saya ke peserta yang lain (LOL)
“mba amel ni waktu awal ikut ini kasian banget, jalan aja susah karena kesakitan, skarang keliatan seger banget kan”
Hahaha.. indeed.. pasca rutin hypnobirthing, memang secara fisik badan lebih segar (mungkin krn rutin relaksasi) dan pikiran juga tenang (hasil sugesti positif yang diberikan)..

Mandiri
Relaksasi mandiri saya lakukan dengan mendengarkan musik dan panduan relaksasi oleh Bu Lanny Kuswandi (pakar dan pionir hypnobirthing di Indonesia).. Musik pengantar relaksasinya sangat menyenangkan, rasanya seperti dibawa ke alam lain.. Ketika awal2, saya masih gagal total dalam melakukan relaksasi karena ketiduran duluan (pada proses hypnobirthing, kita harus bisa rileks ketika melakukan sugesti, tapi jangan sampai tertidur selama proses tersebut)..
Selain itu, pada keseharian, relaksasi ini bisa diterapkan dengan mengatur nafas panjang2 dan perlahan.. Teknik pernafasan ini nantinya juga bermanfaat untuk mengurangi rasa sakit ketika persalinan dan memperlancar proses persalinan..

~ ~

~ Fokus ~

Fokus dilakukan pada saat relaksasi.. Manfaatnya untuk menjaga pikiran kita agar ‘nggak kemana2’ dan tidak sampai tertidur karena ‘pikiran terlalu kosong’..

~ Afirmasi Positif ~

Afirmasi positif merupakan sugesti berisi kata-kata positif yang dipikirkan maupun dibisikkan kepada ibu hamil pada kondisi rileks.. Afirmasi positif diberikan kepada ibu hamil berupa wejangan agar tidak takut menghadapi persalinan, merasakan kehamilan yang nyaman, dan terus bersyukur atas pengalaman tersebut.. Nah afirmasi positif juga bisa diberikan kepada janin dan dilakukan oleh ibunya.. Ini yang menurut saya perlu dilatih sejak hamil dan seterusnya setelah persalinan.. Ibu perlu percaya bahwa adek bayi bisa menerima dan merespon afirmasi yang diberikan ibunya🙂
Yang agak sulit dalam membuat afirmasi positif adalah keharusan untuk menggunakan kalimat dan kata2 positif.. jadi tidak boleh ada kata2 “jangan”, dan “tidak”..  Ada seorang teman yg ayahnya seorang hypnoterapis mengatakan bahwa: anak kecil tidak bisa menerima kalimat negatif, misal: “adek jangan nakal yah” –> yg dia terima cuma “adek nakal yaah”.. Nah mungkin sebenarnya orang dewasa juga lebih optimal jika diberikan sugesti berupa kata-kata positif..

Disini challenge-nya,, Kita perlu eksplorasi stok vocabulary untuk membuat kalimat negatif menjadi positif..
Pengalaman yang membuat saya kebingungan adalah ketika mau mengubah kalimat ini:
“adek jangan kelilit tali puser yah”
hasil pengubahan:
“adek, ati2 ya nak maenan tali pusernya, di taro di depan dedek aja ya supaya oksigen n makanan adek lancar”

Contoh afirmasi yang lain:

  • ke ibu hamil:
    “anak merupakan anugerah terindah, kehamilan merupakan pengalaman yang menyenangkan”
    “badan Anda dapat menopang janin dengan sebaik-baiknya”..
    “kehamilan Anda sehat, janin Anda sehat..”
  • dari ibu ke dedek:
    “jd anak gendut ya nak, cerdas, cantik, soleh, sehat, kuat” (kasian anaknya kepanjangan pesenan)
    “adek di dalem sempit ya nak, ati2 yah klo maenan ma tali pusernya, pelan2, spy makanan adek lancar.. nnti di luar dibeliin maenan yg banyak sama mamah.. adek sama mamah sama2 kuat yaah, jd nanti lahiranny normal dan lancar nak, amiiin, insya Allah”
  • dari ibu ke badannya sendiri (perlu juga lho afirmasi ke badan sendiri):
    “rahim n tali pusar, jagain adek yaa.. adek masih kecil, masih suka maenan tali puser n jungkir balik.. jagain adek supaya baek2 n stok makanan n oksigen lancar.. makasih ya dah jagain dedek”

Afirmasi lainnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing ibu hamil😉
~ ~

~ Berdoa dan Berserah ~

Dasar pemikirannya untuk hal ini adalah karena mau bagaimanapun ada yang Maha Pencipta n Kuasa.. Pada masa kehamilan maupun persalinan, ada hal2 yg walaupun setengah mati dikhawatirkan jg tetep tidak ada solusi untuk menghindarinya.. Oleh karena itu, perlu kembali ke yang Maha Pencipta dan Penjaga manusia.. Jadi, untuk semua afirmasi positif yg dilakukan, sebaiknya disertai “bismillah” dan “insya Allah”, serta diakhiri tawakal..

“ya Allah, tolong jaga adek kecil dari hal-hal yg di luar kuasa mamanya.. amiin..”

~ Manfaat ~

Ini Allahualam ya, entah rejeki saya, atau hasil hypnobirthing + senam hamil rutin, plus lingkungan mendukung..
Kehamilan trimester ketiga saya lalui dengan badan segar dan ringan.. bahkan terkadang seperti tidak berasa hamil..
Persalinan saya lalui dengan normal induksi selama 2 jam dan mengejan 2 kali saja😀 (ini baru anak pertama lho)..
Adek bayi yang sudah lahir lebih mudah ditenangkan menggunakan kata-kata, dan tidak terlalu rewel🙂
Alhamdulillah semua dilancarkan..

Sekian share dari pengalaman saya dalam menerapkan hypnobirthing..
Follow up untuk hypnobirthing ini dapat dilakukan terus pada masa menyusui dan parenting..

Semoga bermanfaat dan happy hypnobirthing😀

2 thoughts on “Pregnancy Thingy: Hypnobirthing

  1. subhanallal
    bismillah yaa Alloh semoga bisa melakukanx walau sdikit telat…saya hamil 31w sungsang …tiap hari jg ngobrol ma debay “sayangq pinter,cari posisi yg mapan ya nak…mama sayang kamu…kita pasti bisa kerja sama dengan baik”

    sekarang tambah banyak ilmu…trimakasih untuk ilmux

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s