Sayangilah Dirimu

Inii.. lagi baca 1 buku yang judulnya Life Lessons yang ditulis para pengarang Chicken Soup for the Soul.. Isinya beberapa cerita inspiring yang bikin kita semangat n lebih menikmati dan mensyukuri hidup.. Trus satu cerita yg agak mengena itu tentang tema ‘Menyayangi Diri Sendiri’.. Disana ada dua cerita tentang dua orang yang terkena penyakit parah, yang satu kanker stadium lanjut, yang satu lagi tentang bagaimana sembuh dengan mengubah kebiasaan ‘menyakiti’ diri sendiri..

Tubuhmu adalah instrumen milikmu yang tercanggih.

-Kurt Vonnegut-

Untuk cerita yang pertama, pelajaran mengenai menyayangi diri sendiri ini dimulai ketika Ginny tengah menjalani segala macam terapi penyembuhan kanker yang membuat dia menjadi kurus kering, botak, serta kulitnya rusak.. (klo cewek udah pasti stress berat pas lagi ngaca klo ngeliat diri sendiri kayak gini bentuknya)..

Trus pada saat itu juga kadar sel darahnya anjlok yang membuat dia sangat rentan terkena penyakit sehingga harus diinkubasi sampai sistem kekebalan tubuhnya normal, karena saking rentannya, dokter mengibaratkan, cukup 1 hembusan nafas orang lain aja bisa membuat dia mati.. Dokter mengatakan, paling tidak butuh dua bulan untuk mengembalikan sistem kekebalan tubuhnya sampai pada kondisi normal..

Di saat inkubasi itulah Ginny melihat dirinya di cermin dan merasakan sedih luar biasa karena kondisi tubuhnya sudah rusak seperti itu.. Entah dapet inspirasi dari mana, dia tiba2 ingat pernyataan teman2nya untuk selalu menyayangi tubuhnya seperti dia bisa menyayangi makhluk lainnya.. Di sana Ginny merasakan perasaan sayang ke tubuhnya pertama kali.. trus dia coba mandikan tubuhnya, dan berdialog (monolog sih lebih tepatnya) dengan tubuhnya sembari mengucapkan ‘aku sayang padamu’ dan ‘terima kasih’ berkali2.. setelah itu akhirnya dia tertidur pulas sampai pagi..

Dan terbangun ketika suster panik karena tiba2 kadar sel darahnya tiba2 naik berkali2 lipat sampai kadar normal yang seharusnya.. kasus yang umum terjadi adalah si pasien terkena infeksi, tapi Ginny tidak.. dia sehat2 saja dan beberapa waktu berikutnya kondisinya membaik, dan kanker itu tidak pernah datang lagi..

Pelajaran yang bisa diambil disini adalah memang penyembuhannya terbaik itu ya dari dalam diri sendiri.. Ketika ikhlas menghadapi, positive thinking, dan tetap menyayangi diri sendiri dalam kondisi apapun, seburuk apapun karena itu pemberian Allah yang harus selalu disyukuri..

Pada cerita kedua, diceritakan bahwa penulis sakit kanker dan selalu datang kembali walaupun telah dioperasi.. Disana penulis mengeluh, semua yang dia lakukan tidak pernah cukup.. olahraga, minum suplemen, serta pengobatan dan pemeriksaan rutin.. Tetapi tetap saja bibit kanker itu terus ada..  Sampai dokternya berkata,

“Sembuh dari sakit itu bukan seperti kita men-checklist to do list kita, dengan usaha2 yang kita pikir cukup untuk ‘menyelesaikan’ penyembuhan penyakit itu, maka kita dapat sembuh seperti yang kita harapan dan kemudian bisa memberi tanda check pada poin to do list ‘sembuh dari penyakit’..”

Ada proses yang harus dilalui dan itu bukan sekedar menjalankan hal-hal umum yang kita anggap dapat membuat kita pasti sembuh.. tetapi juga merubah kebiasaan buruk kita yang ketika dipikir2 lagi akan menghambat penyembuhan diri kita dari penyakit itu.. dalam kasus ini, penulis walaupun telah berolahraga, periksa rutin, minum obat, tapi dia juga tetap bekerja sampai larut, dan menjalani kebiasaan dan rutinitas tidak sehat lainnya..

Pada akhirnya penulis bisa benar2 sembuh dan bibit kanker itu tidak pernah datang lagi setelah dia meninggalkan segala kebiasaan tidak sehatnya.. mengurangi jam kerjanya dan hidup dengan cara yg lebih baik..

Pelajaran yang dapat diambil adalah tubuh nggak gitu aja bisa disuruh2 “oi sembuuh.. mau kerja lagii ini”, trus instan aja sembuh.. tapi jg hrs diperlakukan seperti kita memperlakukan orang lain.. harus ada pengertian dan rasa sayang terhadap tubuh itu sekalipun dalam kondisi sehat.. pengertian ini dapat diwujudkan dengan cara makan teratur, tidur cukup, tidak terlalu memforsir tubuh, dan cara hidup sehat lainnya yang pasti semuanya udah banyak tau cm nda diimplmentasikan aja :p

Ya itu sih cerita2 yg menohok banget buat aku.. harusnya gitu tuuh.. pantes aja kan penyakitan..

Sampe bingung kemaren-kemaren nyari penyebab sakitnya apaa.. kok ya tiap wiken.. tp akhirnya ngerti jg.. ya karena badannya nda disayang.. makan dikit, jarang2 pula.. sering males payungan n nunggu ujan reda n lebih milih ujan2an supaya cepet sampe rumah.. sama sering diforsir tidur malem.. mending2 buat kerja.. nah kalo buat ngobrol ato melakukan kegiatan lain yg kurang bermanfaat gimana.. trus trus,, jarang olahragaa.. horee..😀

Tulisan ini bukan sekedar untuk berbagi.. ato buat memberi wejangan.. ndaa.. bukaan.. ini lebih mengingatkan ke diri sendiri gimana harus menyayangi diri sendiri n belajar buat hidup lebih sehat..

Update 2 hari setelah baca: mule sering mikirin.. istirahat yg cukup.. tp makan tetep aja segitu2 aja😀 tapi at least sekarang sarapan pagi lagi.. emang itu hukumnya bener2 wajib deh.. buat ngejaga kesehatan.. hehehe..

Selamat Menyayangi Diri Sendiri ya Kawan..😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s