Dojo : The Javascript Tools

Terkait dengan postingan sebelumnya mengenai ArcGIS Server dengan Dojo, maka selanjutnya pada postingan ini akan difokuskan pembahasan khusus Dojo saja.. Seperti yang tertulis di judulnya, Dojo merupakan tools javascript (atau biasa ak u sebut framework javascript) yang menyediakan kelas javascript library lengkap mulai dari dasar javascript sampai fungsi lanjutan untuk meningkatkan interaktivitas pada web.

1 bundel library Dojo dapat di-download pada alamat berikut. Pada saat tulisan ini dibuat, versi terbaru Dojo adalah 1.4. Instalasi Dojo untuk digunakan pada web sangat sederhana, yaitu cukup dengan meletakkan 1 folder library dojo pada folder web yang sedang dibangun dan medeklarasikan penggunaan library dojo tersebut.ย  Library Dojo terbagi menjadi 3 yaitu dojo core, dijit, dan dojox. Ketiganya akan dijabarkan lebih lanjut di bawah ini :๐Ÿ˜‰

Dojo (Core)
Dojo merupakan kelas yang berisi komponen-komponen dasar javascript yang digunakan untuk menjalankan fungsi lanjutan yang ada pada Dojo widget dan Dojo eXtention (kelas dijit dan dojox) dan untuk membangun fungsi-fungsi javascript yang kita buat sendiri. Apabila kita ingin menyertakan library Dojo pada web yang sedang kita bangun, hal yang kita perlu lakukan hanya menyertakan (include) file dojo.js.

include dojo.js

Pada beberapa aplikasi, terkadang library dojo yang disertakan dalam pembangunan web tersimpan dalam server referensi yang terpisah dengan server dimana web tersebut dibangun. Contohnya pada pembangunan aplikasi web GIS. Library untuk manipulasi peta tersimpan dalam server tersendiri yaitu serverapi.arcgisonline.com dan library tersebut dibangun menggunakan dojo. Sehingga untuk menyertakan library untuk manipulasi peta tersebut, kita juga harus menyertakan library dojo yang ada dalam server tersebut. Cara menyertakan library dojo yang berada dalam server yang berbeda (atau biasa disebut dengan cross-domain) adalah sebagai berikut:

include dojo.xd.js

Dijit (Dojo Widget)
Sesuai namanya, dijit berisi fungsi-fungsi yang sudah jadi dan langsung dapat digunakan (widget). Dijit digunakan untuk keperluan pembangunan UI. Pengguna hanya tinggal menyisipkan fungsi yang ada pada dijit ini tanpa perlu membangun fungsinya dari awal lagi.Kelas ini berisi fungsi-fungsi untuk membangun UI web. Apabila kita ingin menggunakan sebuah kelas widget dalam web kita, maka sebelumnya kita perlu mendeklarasikan kelas widget tersebut dalam kode seperti contoh sebagai berikut:

require dijit.form
require dijit.layout
require dijit.Dialog

Pada contoh kode di atas dinyatakan bahwa kita akan menggunakan kelas widget form (termasuk textfield, button, select menu, dan lainnya), widget layout, dan widget dialog (untuk menampilkan dialog info). Kelas-kelas ini pula yang setidaknya ada dalam sebuah web yang dibangun menggunakan dojo sebagai tools javascript-nya.

Dojox (Dojo eXtention)
Kelas ini berisi fungsi-fungsi javascript tingkat lanjut yang masih bersifat eksperimental. Sehingga diantara fungsi-fungsi yang ada pada dojox biasanya digunakan pada website dengan kebutuhan dan spesifikasi tertentu. Contoh kelas dojox adalah dojox.charting (kelas untuk pembuatan grafik), dojox.collection (kelas struktur data bentukan), dojox.gfx (kelas untuk membuat gambar), dan masih banyak lagi yang lainnya.

Nah, untuk pengantar mengenai apa itu Dojo mungkin sekian dulu.. Semoga ada kesempatan untuk meneruskan bahasan ini kembali..๐Ÿ˜€

Sumber: dojotoolkit.org dan Dojo Practical Tutorial by Zammeti, Frank. W

One thought on “Dojo : The Javascript Tools

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s